Monday, February 7, 2011

KISAH CINTA

KISAH CINTA Bag I
Alkisah.......
Ada suatu pulau yang indah dimana di dalamnya tinggal berbagai hal...kedamaian,ketentraman,kebahagiaaan, dan lain sebagainya. Tiba-tiba suatu hari ada sebuah kabar yang menyedihkan....dikatakan bahwa pulau yang indah itu akan tenggelam karena suatu alasan. Sewajarnya bila kemudian semua yang ada di pulau itu hendak menyelamatkan diri. Mulailah si kebahagiaan,kedamaian,ketentraman dan kawan-kawannya bersiap-siap akan menyelamatkan diri mereka masing-masing. Tetapi, ternyata ada satu diantara penghuni pulau itu yg enggan berkemas seperti halnya teman2x yg lain. Ia merasa telah menyatu dengan kehidupan yang ada di pulau itu. Ia ingin tenggelam bersamanya. Ia adalah cinta. Setelah semuanya pergi dan cinta adalah satu-satunya yang ada di pulau itu tiba2x saja cinta berubah pikiran.....cinta ingin menyelamatkan diri, cinta tdk ingin tenggelam. Cinta mencari akal bagaimana agar dia bisa selamat. Akhirnya cinta memutuskan untuk minta pertolongan kepada kapal2x yg melewati pulau tersebut. Ketika kapal kekayaan lewat, cinta memanggilnya "Hai...kapal kekayaan, bawalah aku bersamamu, pulauku akan tenggelam dan aku ingin selamat." Kapal kekayaan menjawab:" Aduh cinta, kapal ini telah penuh dengan uang,emas,dan lain-lain tak ada lagi tempat untuk mu." Pergilah kemudian si kapal kekayaan tadi. Kemudian tak lama setelah itu, lewatlah kapal kebahagiaan. Suaranya riuh dan hingar bingar. Cinta berusaha utk memanggilnya sekeras mungkin, tapi sayang......karena kapal tadi terlalu girang maka dia tdk dapat mendengar teriakan cinta yang memanggilnya. Kapal kebahagiaan sama sekali tdk menyahut apalagi sampai berhenti sejenak. Kapal kebahagiaaaan terus saja pergi berlalu meninggalkan cinta. Ada harapan bagi cinta ketika kapal kesedihan mulai terlihat dihadapannya. Cinta menghentikan kapal itu dan bertanya, "Bolehkah akau menumpang kapalmu? Sebentar lagi pulauku akan tenggelam dan aku tdk ingin mati...tolonglah selamatkan aku, bawalah aku bersamamu." Sejenak kapal kesedihan termangu dan kemudian berkata: "Bukannya aku tak ingin membawamu, tapi percayalah, kau tak akan bisa bertahan hidup di dlm kesunyian yg ada di dalam kapal ini." Cinta sudah putus asa...tiba-tiba ada seorg kakek membawa kapalnya menghampiri cinta. Sang kakek bertanya pada cinta, "mengapa engkau sedih, ada apa dengan kau ini?" Cinta menjawab:"Pulauku akan tenggelam, aku ingin menyelamatkan diri, tapi tak satupun kapal yg lewat mengizinkan aku ikut bersaamanya." Tiba2x tak disangka kakek tadi berkata :"ikutlah bersama kapalku." Bukan main suka citanya hati si cinta. Setelah ada di atas kapal, cinta bertemu ilmu pengetahuan. Cinta tdk bisa lagi memendam rasa keingintahuannya. Bertanyalah ia pada ilmu pengetahuan, "siapakah sebenarnya kakek ini? Kenapa ia mau membawaku serta di kapalnya yg indah ini?" Ilmu pengetauan blg pd cinta' "Dia adalah WAKTU". Cinta masih saja heran dan terus bertanya pada ilmu pengetahuan'"mengapa waktu?kenapa hanya ia yang mau membawaku?" Karena hanya waktu yg akan mengerti dan dapat memahami seberapa besar arti kehadiran cinta dlm kehidupan ini,"jawab ilmu pengetahuan. Moga2 cerita ini bisa jadi bahan renungan terutama bagi mereka yang udah wisuda atau yang mendekatinya Wassalam....
                                                                                                                                    Oleh : Knaensr

Pertanyaan-Pertanyaan Tak Mungkin

PERTANYAAN_PERTANYAAN TIDAK MUNGKIN

Satu hal yang menarik hati ketika berhadapan dengan anak kecil, adalah kesukaannya untuk bertanya secara bebas tidak terbatas. Baik karena faktor ketidaktahuan, pikiran yang belum dipagari etika dan logika, pengalaman yang masih amat kurang, yang jelas semua ini membuat mahluk-mahluk kecil ini sering keluar dengan pertanyaan-pertanyaan menyentuh dan kadang mengejutkan.

Ada pertanyaan tentang kenapa matahari selalu terbit dari timur, ada keingintahuan dari bentuk asal apakah air itu terbuat, ada juga gugatan kenapa seorang anak tidak bisa memilih orang tua dari mana mereka lahir, ada juga hentakan pertanyaan kenapa alam membuat gunung dan laut, kerap mereka juga memprotes Tuhan sebab burung bersayap sedangkan manusia tidak, ada juga yang bertanya kenapa langit harus berwarna biru, dan masih ada lagi rangkaian pertanyaan bebas tanpa batas lainnya.

Setiap orang dewasa yang pikirannya sudah dipagari berbagai logika dan etika, apa lagi dibumbui oleh nafsu besar untuk menghakimi, akan melihat semua pertanyaan ini hanya sebagai ungkapan-ungkapan dangkal yang tidak bermakna. Salah-salah bisa mengundang pelecehan, atau malah mendatangkan amarah besar. Namun bagi pemburu kebebasan dan kejernihan, anak-anak kecil adalah guru-guru kejernihan yang sedang menyamar jadi anak kecil.

Disebut guru, karena mereka masih demikian akrab dan bersahabatnya dengan kejernihan dan kebebasan. Dikatakan menyamar, sebab badan yang membungkus pikiran segar tadi adalah badan-badan anak kecil. Dan kitapun dulunya, ketika masih berstatus anak kecil, menyamar jadi guru-guru kejernihan dan kebebasan. Pertanyaannya kemudian, kenapa setelah menyandang status sebagai manusia dewasa yang terdidik, semua kebebasan dan kejernihan tadi terbang entah kemana.

Kerap saya bertanya, siapa yang mencuri atau membawa terbang kejernihan dan kebebasan yang dulunya menjadi milik kita ketika masih berstatus anak kecil ? Sekolahkah ? Etika orang dewasakah ? Pengalaman lengkap dengan pagar-pagar besinya yang demikian mengerikankah ? Orang tua kitakah ? Globalisasi dan sosialisasi ? Atau malah nafsu dan kegemaran kita sendiri untuk suka dan terlalu mudah untuk menghakimi ? Entahlah, yang jelas jauh lebih produktif untuk mencari dan menyelami kebebasan dan kejernihan, dibandingkan mencari-cari kambing hitam siapa yang telah membawanya pergi.

Dalam cahaya pemahaman seperti ini, kadang saya suka mengajak sang diri, demikian juga banyak eksekutif yang rela mendengarkan ‘ide-ide gila’ saya, untuk berlomba-lomba membuat pertanyaan-pertanyaan tidak mungkin sekaligus lucu. Siapa yang berhasil membuat pertanyaan yang paling tidak mungkin, apa lagi paling bisa mengundang tawa, ia memperoleh hadiah yang amat menarik.

Bermacam-macam hasil yang pernah saya peroleh. Dari pertanyaan kenapa selingkuh itu indah, kenapa kita manusia harus dikandung Ibu tidak dikandung Bapak, kenapa kita kalau tidur harus di tempat tidur bukannya di atas genteng, kenapa kalau kali banjir orang pada lari ketakutan bukannya mengambil ban dan berenang menikmati keindahan banjir, kenapa mobil harus beroda sekurang-kurangnya empat kenapa tidak bisa dibuat mobil beroda satu saja, kenapa rumah harus ada atapnya, kenapa orang tua kalau berhubungan intim harus mengunci pintu, kenapa komputer harus dibuat dari bahan plastik dan bahan olahan lainnya, kenapa tidak bisa dibuat dari bahan-bahan alami seperti daun, tanah, batu, air, dan masih banyak lagi daftar-daftar pertanyaan aneh dan tidak mungkin.

Sebagaimana biasa, semua ini memang tidak harus dijawab. Karena jawaban hanyalah rangkaian hal yang membuat kegiatan mencari jadi terhenti. Yang lebih penting dari jawaban adalah hentakan-hentakan kejernihan dan kebebasan yang dibuat oleh pertanyaan-pertanyaan tadi.

Setiap sahabat yang sudah demikian dipasung dan diikat oleh rangkaian logika dan etika, apa lagi berhasil diperalat dan diperkuda oleh logika dan etika, mungkin akan membuang muka bila dibombardir oleh pertanyaan-pertanyaan gendheng tadi. Ada juga yang sempat menyatakan rasa ketersinggungannya pada saya. Dan ini tentu saja menjadi hak pribadi masing-masing. Yang tentu saja karena alasan kebebasan dan kejernihan juga harus diberikan hak hidup.

Apapun pendapat dan sikap Anda, saya ingin mengakhiri hentakan-hentakan lewat pertanyaan ini melalui sebuah lelucon. Konon, pada suatu hari ada sepasang suami istri yang sedang santai saling melemparkan pertanyaan sebagai teka-teki. Sang suami yang berperut agak gendut memulai teka-teki : ‘Apa yang ada di tengah perut saya yang kembung ini Ma ?’. Ketika istrinya menjawab dengan berbagai jenis makanan dan minuman, suaminya hanya menggelengkan kepala. Setelah isterinya menyerah kalah, suaminya menjawab meyakinkan : ‘Di dalam sini ada gajah, nih lihat belalainya !’. Tidak mau kalah dengan sang suami, istrinya juga melemparkan pertanyaan yang sama : ‘apa yang ada di dalam perut saya Pa ?’. Setelah dijawab dengan berbagai jawaban dan ternyata semuanya disebut salah, maka sang istripun menjawab meyakinkan : ‘Di dalam sini ada telepon umum, nih lihat tempat memasukkan coin-nya’. Mendengar jawaban demikian, mendadak sang suami merengek : ‘Ma ini gajahnya mau telepon !’.

Nah dari cerita ini, saya mau tanya ke Anda, apakah ajakan suami di atas adalah sebuah sirkus di mana gajah bisa menelpon, ataukah ini hanya sebuah cerita porno yang bisa mengundang tawa, bisa juga menghadirkan orang tersinggung ?. Dan sebagaimana untaian pertanyaan-pertanyaan di atas, inipun tidak perlu dijawab. Cukup ia hadir di kepala dengan sebuah tugas : menghentak dan mengetok pintu kebebasan dan kejernihan.

Garam dan Telaga

KNAENCREATIVE@2011 :     Garam dan Telaga
                                       

                        Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada
                        suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak                       
                        masalah.
                        Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu,
                        memang tampak
                        seperti orang yang tak bahagia. Tanpa membuang waktu,
                        orang itu
                        menceri-takan semua masalahnya.Pak Tua yang bijak, hanya

                        mendengarkannya dengan seksama.
                        Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya
                        untuk
                        mengambil segelasair.Ditaburkannya garam itu kedalam
                        gelas, lalu
                        diaduknya perlahan.
                        "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar
                        Pak tua itu.
                        "Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah
                        kesamping.
                        Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia lalu mengajak tamunya
                        ini, untuk
                        berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat
                        tinggalnya. Kedua
                        orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah
                        mereka ke
                        tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali
                        menaburkan
                        segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong
                        kayu, dibuatnya
                        gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik
                        ketenangan
                        telaga itu.
                        "Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah."
                        Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata
                        lagi,
                        "Bagaimana rasanya?".
                        "Segar.", sahut tamunya.
                        "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya
                        Pak Tua lagi.
                        "Tidak", jawab si anak muda.
                        Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak
                        muda. Ia
                        lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping
                        telaga itu.
                        "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah
                        layaknya segenggam
                        garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit
                        itu adalah
                        sama, dan memang akan tetap sama. "Tapi, kepahitan yang
                        kita rasakan,
                        akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.
                        Kepahitan itu,
                        akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan
                        segalanya. Itu
                        semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu
                        merasakan
                        kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal
                        yang bisa
                        kamu lakukan.
                        Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu
                        untuk
                        menampung setiap kepahitan itu."

Kebijaksanaan Umar Menjaga Hati Istri

 KNAENCREATIVE@2011 : Kebijaksanaan Umar Menjaga Hati Istri

                  Era muslim - Pada suatu hari seorang lelaki datang ke
                  rumah Umar bin Khattab ra. hendak mengadu keburukan
                  isterinya. Namun setiba di samping rumahnya, ia
                  mendengar isteri Umar bin Khattab mengeluarkan
                  kata-kata yang keras dan kasar kepada suaminya,
                  sementara Umar tidak menjawab sepatah kata pun.
                  Akhirnya orang itu berfikir, sebaiknya ia membatalkan
                  saja niatnya.

                  Ketika orang itu hendak berbalik pulang, Umar baru
                  saja keluar dari pintu rumahnya. Umar segera berteriak
                  memanggil orang itu. Umar langsung berkata kepadanya,
                  "Engkau datang kepadaku tentu hendak membawa satu
                  berita penting!"

                  Orang itu lalu berkata terus terang , "Ya sahabat Umar
                  bin Khattab, aku datang kepadamu hendak mengadu
                  keburukkan isteriku terhadapku. Akan tetapi setelah
                  aku mendengar kelancangan isterimu tadi terhadapmu,
                  dan sikap diammu terhadap perbuatannya, aku jadi
                  mengurungkan niatku untk melaporkan hal itu."

                  Mendengar perkataan yang jujur itu, Umar tersenyum
                  kecil seraya berkata, "Wahai saudaraku, isteriku telah
                  memasakkan makanan untukku. Dia juga telah mencuci
                  pakaianku, mengurus urusan rumahku, dan mengasuh
                  anak-anakku sehingga tiada hentinya. Maka apabila ia
                  berbuat satu dua kesalahan, tidaklah layak kita
                  mengenangnya, sedang kebaikan-kebaikannya kita
                  lupakan. Ketahuilah, wahai saudaraku, antara kami dan
                  dia hanya ada dua hari. Kalau kami tidak
                  meninggalkannya dan terbebas dari perangainya, maka
                  dia akan meninggalkan kami dan terbebas dari perangai
                  kami pula."

                  Setelah mendengar penuturan yang amat bijak dan penuh
                  hikmah itu, orang itu pergi meninggalkan Umar bin
                  Khattab dengan hati gembira dan puas.

10 KESALAHPAHAMAN TENTANG SUKSES

CREATIVEBOY@2011 : 10 KESALAHPAHAMAN TENTANG SUKSES
                                                                                                                Jim Allen

Kesalahpahaman 1--Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain. Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.
Kesalahpahaman 2--Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan. Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3--Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu. Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman 4--Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan. Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5--Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses. Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6--Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman 7--Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8--Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9--Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

Kesalahpahaman 10--Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu.
Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidupan setiap hari sebagaimana adanya.

(diadaptasi dari "The Top 10 Misconceptions About Success", Jim M. Allen.
CoachJim.com)

diposting ulang oleh :knaensr http://creativeboy9.blogspot.com

Friday, February 4, 2011

Cara Mudah Membuat Foto Jadul

Cara Mudah Membuat Foto Jadul

Foto efek yang ini mungkin udah pada ngerti.. tapi kayaknya masih banyak yang gak tau juga cara bikinnya.. soalnya banyak email yang minta dibuatin tutorial gimana caranya membuat foto keliatan udah lama atau udah tua.
langsung aja ya,
Buka foto yang mau diedit , Saya pake foto adik Ipar saya (Chandra kakaknya Nadya -red )
efek foto tua 1
Ctrl+ J untuk menduplikat layer background. klik Image > Adjustment >Hue / Saturation
Jangan lupa Contreng Colorize nya
efek foto tua 2
Buat layer baru Klik Layer > New > Layer
Warnai layer dengan Radial gradient Hitam - putih
efek foto tua 3
Ganti layer efek menjadi SOftlight
efek foto tua 4
Sekarang buka file Scratch sebagai alat bantu menjadulkan. hehehe..
scratch
Download aja : klik kanan > Save target as
Drag file scratch ke file Foto yang tadi udah diedit
efek foto tua 5
Atur Scratch yang sudah didrag ke foto , tempatkan di layer paling atas , Ubah efek layer menjadi Soft Light
efek foto tua 6
Sekarang kita buat tepi putih nya.. karena foto jadul biasanya ada tepi putih nya.. :)
Buat layer baru lagi, terus buat kotak dengan rectangle marquee tool ( liat contoh)
efek foto tua 7
Klik Select > Inverse , warnai Dengan warna putih
efek foto tua 8
Tekan ctrl + D untuk menghilangkan seleksi..
dan selesai deh..
Hasilnya :
efek foto tua 9
Selamat Mencoba Gan!
Jangan Lupa Tinggalkna kOmentartnya Brooo